Efek Samping Jika Terlalu Sering Mengonsumsi Obat Antibiotik

Telah lama antibiotik banyak dikonsumsi orang guna menyembuhkan berbagai macam penyakit. Manfaat jenis obat ini tentu saja banyak, namun, dalam artikel ini Tim Pakar Kesehatan Madu Ratu Trigona akan coba membahas efek samping jika terlalu sering mengonsumsi antibiotik bagi kesehatan, yang mungkin jarang diketahui oleh banyak orang. Sangatlah penting untuk mengenal dan mengetahui efek samping obat, terutama antibiotik, sehingga kita semua tahu apa apa yang diharapkan, serta bagaimana mencegah efek negatif yang mungkin bisa timbul dari obat antibiotik.

Apa Itu Obat Antibiotik?

Antibiotik adalah senyawa atau produk obat-obatan yang berfungsi untuk mencegah pertumbuhan serta multiplikasi bakteri patogen dan mikro organisme berbahaya lainnya di dalam tubuh. Antibiotik umumnya untuk mematikan bakteri patogen yang berbahaya, dan diproduksi dari organisme yang hidup di tanah. Penggunaan obat antibiotik ini biasanya berkaitan dengan pengobatan penyakit infeksi pada tubuh, untuk menyembuhkan penyakit termasuk yang bisa ditularkan yang biasanya disebabkan oleh protozoa dan jamur sekalipun dalam rekayasa genetika dan bioteknologi pun kerap kali digunakan.

Antibiotik juga telah diproduksi dalam skala besar beberapa dekade terakhir ini, akan tetapi penggunaannya sudah tidak baru lagi di dunia kesehatan. Tahukah Anda bahwa penisilin merupakan antibiotik pertama yang ditemukan di dunia dan sampai saat ini pun masih digunakan. Pasca ditemukannya penisilin ini, hingga kini sudah ditemukan ratusan jenis antibiotik lainnya yang bermanfaat untuk mengobati berbagai penyakit ringan sampai berat.

Saat ini telah banyak jenis antibiotik, yang masing-masing mempunyai fungsi untuk menyembuhkan penyakit tertentu. Sangat sedikit dari kita yang benar-benar sadar akan efek samping dari antibiotik. Ada berbagai jenis antibiotik, seperti yaitu penisilin, sefalosporin, fluoroquinolone, dan aminoglikosida.

Macam – Macam Jenis Antibiotik Yang Beredar Di Masyarakat

Penisilin diresepkan untuk gonore, infeksi telinga, infeksi kulit, infeksi saluran pernafasan, infeksi saluran kemih, dan juga infeksi gigi. Fluoroquinolone terutama digunakan untuk mengobati infeksi saluran pernapasan, infeksi kulit, serta infeksi saluran kemih. Cephalosporin merupakan jenis antibiotik yang kuat, dan yang terbaik karena efek manfaatnya yang bisa bertahan dalam jangka waktu yang lama.

Beberapa jenis antibiotik yang banyak tersedia yaitu misalnya klaritromisin, azitromisin, eritromisin, penisilin, amoksisilin, dan trimethoprim. Seringkali seseorang cenderung mengkonsumsi antibiotik tanpa mengetahui banyak mengenai obat jenis ini. Pertanyannya, apakah mengonsumsi antibiotik cukup aman terutama ketika dilakukan dalam jangka yang lama? Kelebihan mengkonsumsi antibiotik juga bisa menghilangkan manfaatnya yang sebenarnya, dan menimbulkan efek samping tertentu. Mari kita lihat apa saja efek samping dari antibiotik.

Efek Samping Antibiotik Yang Paling Umum Bisa terjadi Pada Pria, Wanita Serta Anak-anak :

  • Kelebihan mengkonsumsi antibiotik jenis apapun bisa menyebabkan gangguan perut ringan atau kram perut.
  • Diare dan mencret merupakan salah satu efek samping antibiotik yang paling umum pada anak-anak.
  • Dalam banyak kasus, antibiotik menyebabkan efek samping muntah, dan umum dialami oleh banyak orang.
  • Pembengkakan merupakan efek samping luar yang bisa terlihat, yaitu pembengkakan di lidah dan atau bibir.
  • Pingsan adalah Efek samping yang kadang mempengaruhi orang-orang yang sudah lemah, walaupun ada pengecualian juga.
  • Bercak putih di lidah merupakan salah satu efek samping antibiotik, yang sebagian besarnya terjadi tanpa disadari orang. Hal ini karena kebanyakan orang masih meyakini bahwa kondisi ini merupakan tanda yang normal saat sakit atau mengkonsumsi obat.
  • Di beberapa kasus, efek samping antibiotik untuk wanita salah satunya gatal-gatal pada organ intim, bahkan ada yang diketahui sampai menyebabkan keputihan. Beberapa orang juga mengalami demam dan mual karena terlalu sering menggunakan antibiotik.
  • Efek samping antibiotik juga mencakup kerusakan pada tendon, dimana jaringan ikat yang berfungsi untuk menghubungkan antara otot dan tulang, rusak. Ada beberapa kasus yang pernah terjadi pada orang yang mengalami masalah ini. Biasanya efeknya mengakibatkan nyeri otot.
  • Peluang untuk mengalami sesak napas, jika seseorang mengkonsumsi antibiotik secara berlebihan, atau tidak sesuai dengan ketentuan.
  • Mengkonsumsi obat antibiotik tidak sesuai aturan akan membuat bakteri penyebab penyakit menjadi resisten (kebal obat). Hal ini menjadikan seseorang mungkin akan lebih sulit disembuhkan jika terkena infeksi di kemudian hari.

Catatan : Diatas merupakan efek samping antibiotik yang paling umum. Sebaiknya anda juga perlu tahu bahwa tingkat efek samping antibiotik ini berbeda untuk setiap orang, tergantung kesehatan dan kemampuan tubuh untuk melawan gangguan akibat penyakit.

Penggunaan Obat Antibiotik Harus Tepat

Ketika Anda dan keluarga mengeluh merasakan suatu penyakit sebaiknya tidak serta-merta langsung menggunakan antibiotik untuk mengatasinya. Sebabnya, penggunaan antibiotik tidak baik jika terlalu sering dikonsumsi, tidak boleh secara sembarangan dan sebaiknya dengan resep dokter.

Sebenarnya, mengatasi berbagai penyakit termasuk penyakit infeksi tidak selalu mesti mengonsumsi antibiotik. Pengobatannya bisa juga dilakukan dengan dikompres, tidur, istirahat yang cukup, mengonsumsi makan-makanan yang sehat seperti sayur dan buah-buahan, atau memberikan banyak minum. Hal ini justru lebih bisa meminimalisir efek samping yang akan ditimbulkan saat mengonsumsi obat antibiotik. Terlebih Anda musti benar-benar memerhatikan penggunaan antibiotik di anak-anak. Pada anak yang terkena infeksi baik itu oleh virus atau bakteri, disarankan tidak langsung memberikannya antibiotik apalagi jika dalam dosis sama dengan orang dewasa.

Manfaat Dari Madu Murni Asli Bagi Tubuh Jika Diminum Rutin Setiap Hari

Sebaiknya untuk menjaga tubuh tetap sehat dan bugar sepanjang hari, Anda dapat mengonsumsi madu setiap pagi atau 3x sehari. Namun, seperti halnya makanan lain, madu yang banyak beredar di pasaran belum pasti terjamin keasliannya. Kadang dibutuhkan kejelian untuk membedakan mana madu asli mana madu yang sudah dicampur gula atau bahan lainnya. Baca Mengetahui Karakteristik dan Indikator Madu Asli Disini, Dan Baca Juga Artikel 13 Khasiat Madu Bagi Tubuh Manusia yang akan terjadi jika anda rutin minum madu setiap hari seperti yang disampaikan oleh Tim Pakar Kesehatan Madu Ratu Trigona.

Dari ulasan di atas bisa disimpulkan ternyata ada begitu banyak efek samping dari seringnya mengonsumsi antibiotik bagi tubuh, serta manfaat dari madu bagi tubuh jika diminum rutin setiap hari. Tertarik untuk mencoba?

Tunggu apalagi selamat berbelanja madu asli, Tubuh Sehat Alami menjadi Milik Anda dengan mengkonsumsi madu asli Murni Madu Ratu Trigona setiap hari.

Aturan Minum :

  • ANAK – ANAK : Cukup dengan 1 – 2 Sendok teh sehari
  • DEWASA : 3 kali dalam sehari, yaitu 1 s/d 3 Sendok Makan bisa diseduh dengan air hangat, 1 jam sebelum makan dan sebelum konsumsi obat kimia.

Note: 

  • Madu Asli Murni Ratu Trigona bisa dikonsumsi dengan obat dokter, tetapi dengan jangka minum 1 jam setelah meminum obat dokter
  • Mengkonsumsi Madu Asli Murni Ratu Trigona TIDAK ADA EFEK SAMPING, justru yang terjadi adalah proses DETOKSIFIKASI atau proses pengeluaran racun dari dalam TUBUH

Untuk Menjadi Agen Madu Klanceng Asli Ratu Trigona bisa menghubungi kontak dibawah ini.

  • Bapak Syarif Syam – 0852 3047 5777

Untuk Membeli Madu Asli Madu Propolis Ratu Trigona Di Makassar, Sidrap, Pinrang, Gowa, Palopo, Papua, Pare-pare, Bone, Balikpapan, Samarinda, Jakarta, Klik Disini DAFTAR RESELLER MADU RATU TRIGONA.

Kami Siap Mengantarkan Dimanapun Anda.

Author: admin

beeKeepers from indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *