Profil Lebah Trigona, Lebah Klanceng atau Kelulut Penyembuh Segala Macam Penyakit

Sekilas Lebah Trigona, Lebah Klanceng atau Kelulut Penyembuh Segala Macam Penyakit

Berbeda dengan lebah pada umumnya, Lebah Trigona, Lebah Klanceng, atau Kelulut Secara anatomi, ukuruan tubuhnya lebih kecil. Bahkan jika dibandingkan lalat sekalipun. Nah, berikut beberapa keunggulan Lebah Trigona yang ada pada Madu Asli Murni Ratu Trigona dibanding lebah lainnya.

1. Tidak memerlukan perlakuan yang khusus
Membudidayakan Lebah Trigona, Lebah Klanceng, atau Kelulut beda dengan budidaya lebah pada umumnya seperti jenis Apis mellifera atau Apis cerana yang membutuhkan perlakuan khusus. Membudidayakan Lebah Trigona, Lebah Klanceng, atau Kelulut hanya perlu disediakan tempat berteduhnya, yakni berupa sarang yang sederhana. Sarang bisa satu ruas bamboo yang telah dibelah dua, kotak kayu sederhana, atau berupa silinder yang dibuat dari pohon aren. Beda dengan Apis mellifera, Lebah Trigona, Lebah Klanceng, atau Kelulut membutuhkan perhatian yang lebih, karena pada dasarnya Lebah Trigona, Lebah Klanceng, atau Kelulut adalah lebah liar yang terbiasa hidup di alam bebas dan mampu mengurus seluruh kebutuhan hidupnya.

2. Tidak Perlu Digembala Jauh
Karena Lebah Trigona, Lebah Klanceng, atau Kelulut bukan lebah yang produk utamanya madu maka kebutuhan nektar dan polen tidak terlalu besar. walaupun sumber pakan terbatas, Lebah Trigona, Lebah Klanceng, atau Kelulut masih mampu bertahan hidup. Dibandingkan dengan Apis mellifera, Lebah Trigona lebih banyak menghasilkan propolis daripada madu. Itu sebabnya ia membutuhkan lebih banyak getah pohon. Dibandingkan dengan bunga, getah pohon tidak terlalu mengenal musim. Getah diberbagai pohon tersedia sepanjang waktu selama pohon tersebut hidup. Oleh sebab itu , tidak diperlukan penggembalaan ke tempat yang jauh.

3. Tidak perlu peralatan khusus
Untuk membudidayakan lebah jenis Apis mellifera dibutuhkan peralatan, seperti masker, alat pengasap, pisau tajam, sikat lebah, pengungkit, kotak Eram dan kotak kawin, kotak starter, polen trap serta tempat air, dan cadangan makanan (feeder frame), serta ekstraktor. Tapi, untuk Lebah Trigona sendiri, semua peralatan seperti itu tidak diperlukan. Lebah Trigona, Lebah Klanceng, atau Kelulut bisa dibudidayakan tanpa harus memiliki peralatan apapun. Lebah Trigona, Lebah Klanceng, atau Kelulut adalah lebah liar yang tidak manja. Gaya hidupnya pun amat sederhana.

4. Tidak Perlu Takut Untuk Disengat
Lebah Trigona, Lebah Klanceng, atau Kelulut adalah lebah dengan ukuran sangat kecil dan tidak memiliki sengat. Ketika membuka sarangnya untuk mengecek atau memanen propolis, tidak dibutuhkan berupa masker sebagai pelindung dan alat pengasapan. Jika Lebah Trigona, Lebah Klanceng, atau Kelulut merasa terganggu, ia tetap menggigit, tetapi gigitannya tidak terlalu menyakitkan. Lebah Trigona, Lebah Klanceng, atau Kelulut juga mempunyai kebiasaan mengerumuni rambut seseorang yang jika dianggapnya mengancam koloninya. Dan saat itulah, Lebah Trigona, Lebah Klanceng, atau Kelulut mengeluarkan propolis yang lengket.

Baca Juga: 

5. Mudahnya pengembangan koloni
Pengembangan koloni Lebah Trigona, Lebah Klanceng, atau Kelulut pada prakteknya tidak memerlukan keterampilan khusus.

6. Tahan Terhadap Hama Penyakit
Untuk lebah dengan jenis Apis mellifera, akan banyak dijumpai hama dan penyakit. Namun, lebah Trigona justru sebaliknya. Karena sarang yang tertutup dengan lubang sempit, ditambah dengan kondisi dalam sarang (cadangan madu, polen, royal jelly, serta dipenuhi propolis) maka kecenderungannya hama dan penyakit Lebah Trigona, Lebah Klanceng, atau Kelulut sangat sedikit bahkan bisa dibilang tidak ada.

Untuk Menjadi Agen Madu Klanceng, Trigona, Klanceng, atau Kelulut bisa menghubungi kontak dibawah ini.

  • Bapak Syarif Syam – 0852 3047 5777

Untuk Membeli Madu Asli Murni Madu Klanceng, Kelulut Ratu Trigona Di Makassar, Sidrap, Pinrang, Gowa, Palopo, Maros, Pangkep, Pare-pare, Bone, Balikpapan, Samarinda, Papua, Sorong, Jakarta, Klik Disini DAFTAR RESELLER MADU RATU TRIGONA.

Kami Siap Mengantarkan Dimanapun Anda.

Author: admin

beeKeepers from indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *